Tim dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Barat melakukan kunjungan kerja ke UPT Museum Daerah Kabupaten Sumbawa dalam rangka pelaksanaan pemeriksaan dan pendataan aset serta barang koleksi museum. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola aset daerah agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam kunjungan tersebut, tim BPK melakukan verifikasi langsung terhadap berbagai koleksi yang dimiliki museum, mulai dari benda bersejarah, artefak budaya, hingga dokumen penting yang menjadi bagian dari warisan daerah. Selain itu, dilakukan pula pencocokan data administratif dengan kondisi riil di lapangan guna memastikan kesesuaian antara pencatatan dan keberadaan fisik aset.
Pihak UPT Museum Daerah Kabupaten Sumbawa menyambut baik kegiatan ini dan memberikan dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan. Mereka berharap, melalui kegiatan ini, pengelolaan aset museum dapat semakin optimal, baik dari sisi pendataan, perawatan, maupun pelestariannya.
Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan mendokumentasikan aset budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan kekayaan sejarah Kabupaten Sumbawa. Hasil dari pemeriksaan ini nantinya diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyempurnaan sistem pengelolaan aset di lingkungan pemerintah daerah.
A team from the West Nusa Tenggara Representative Audit Agency (BPK) made a working visit to the Sumbawa Regency Regional Museum UPT in order to carry out inspections and data collection on museum assets and collection items. This activity is part of efforts to strengthen regional asset governance to make it more orderly, transparent and accountable.
During the visit, the BPK team carried out direct verification of various collections owned by the museum, ranging from historical objects, cultural artifacts, to important documents that are part of regional heritage. Apart from that, administrative data is also matched with real conditions in the field to ensure conformity between recording and the physical existence of assets.
The Sumbawa Regency Regional Museum UPT welcomed this activity and provided full support for the inspection process. They hope that, through this activity, the management of museum assets can be more optimal, both in terms of data collection, maintenance and preservation.
This visit also became a momentum to increase awareness of the importance of preserving and documenting regional cultural assets as part of the identity and rich history of Sumbawa Regency. It is hoped that the results of this inspection will be the basis for improving the asset management system within the regional government.