Meriam kembar berasal dari kompleks istana sultan Muhammad kaharuddin III, sekitar tahun 1940an, dibunyikan saat kelahiran sultan Muhammad kaharuddin IV Meriam kembar pada gambar merupakan benda bersejarah yang berasal dari kompleks Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III di wilayah Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Meriam ini diperkirakan berasal dari sekitar tahun 1940-an dan menjadi bagian dari perlengkapan istana pada masa Kesultanan Sumbawa. Secara historis, meriam kembar tersebut pernah dibunyikan sebagai tanda peristiwa penting, yaitu saat kelahiran Sultan Muhammad Kaharuddin IV. Dalam tradisi kerajaan, bunyi meriam sering digunakan sebagai penanda atau pengumuman resmi kepada masyarakat mengenai peristiwa besar di lingkungan istana.
Twin cannons from the palace complex of Sultan Muhammad Kaharuddin III, circa 1940s, fired at the birth of Sultan Muhammad Kaharuddin IV The twin cannons in the picture are historical objects from the palace complex of Sultan Muhammad Kaharuddin III on Sumbawa Island, Collection Name Twin Cannon Period : 19th Century Material : Iron West Nusa Tenggara. These cannons are estimated to date from around the 1940s and were part of the palace equipment during the Sumbawa Sultanate. Historically, the twin cannons were fired to mark important events, including the birth of Sultan Muhammad Kaharuddin IV. In royal tradition, the sound of cannons was often used as a signal or official announcement to the public regarding major events within the palace