Teyar Long Balora merupakan senjata kebesaran Sultan Sumbawa yang berasal dari wilayah Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Benda ini diperkirakan telah ada sejak abad ke-18 dan menjadi bagian dari simbol kekuasaan dalam lingkungan Kesultanan Sumbawa. Selain memiliki nilai historis, Teyar Long Balora juga memiliki nilai budaya yang penting sehingga pada tahun 2024 ditetapkan sebagai benda Cagar Budaya. Senjata ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan pada masa lalu, tetapi juga sebagai lambang kehormatan dan identitas kebesaran Sultan dalam tradisi kerajaan Sumbawa.
The Teyar Long Balora is the regalia of the Sultan of Sumbawa, originating from Sumbawa Island, West Nusa Tenggara. It is estimated to have existed since the 18th century and served as a symbol of power within the Sumbawa Sultanate. In addition to its historical significance, the Teyar Long Balora also holds significant cultural significance, leading to its designation as a Cultural Heritage Site in 2024. This weapon served not only as a defensive tool in the past, but also as a symbol of honor and the Sultan's identity within the traditions of the Sumbawa kingdom.